Focus Group Discussion (FGD)

Lil Kelud Lillahi Ta'ala

Tri Gili View

Bangunan penjara kolonial dilingkungan RMIT Melbourne, sekarang menjadi Musholla

Kamis, 02 Juni 2016

Peresmian Kantor Himasal Pontianak Kalbar

Peresmian Kantor Himasal Pontianak, Kalbar. Semangat Syiar Islam Ahlus sunnah wal Jama'ah

Minggu, 29 Mei 2016

Pondok Tambak Boyo Ngrawan Dolopo Madiun

Jadikan anakmu modal untuk menghadap Allah. "Ayo Mondok" ne anak.
@ Pondok Tambak Boyo Ngrawan Dolopo Madiun

Sabtu, 28 Mei 2016

Multikultural School, Kediri

Diversity in Unity. Yang beda jangan disama-samakan yang sama jangan dibeda-bedakan. 

Senin, 23 Mei 2016

Ziarah Walisongo Tamatan Al-Mahrusiyah 12 rombongan.

Ziarah Walisongo Tamatan Al-Mahrusiyah 12 rombongan. Maqbul InsyaAlloh.

Selasa, 17 Mei 2016

Sowan Guru Al Habib Abdulloh Muhammad Baharun

Sowan Guru Al Habib Abdulloh Muhammad Baharun. Menuai kalam hikmah dari ahli hikmah 17 Mei 2016

Selasa, 23 Desember 2014

Focus Group Discussion (FGD)

Segenap pengurus RMI berkumpul di Wisma Haji Kemenag Jatim dalam sebuah acara FGD sinergi program antar institusi untuk pemberdayaan pesantren 2015. Sebuah FGD yang unik dengan gojekan ala pesantren tapi malah menunjukkan soliditas pengurus dan pengasuh pesantren. Dengan candaan yang tajam tapi malah menghasilkan solusi yang mantap. Barokah untuk Khidmah... Amin..

Sabtu, 12 Juli 2014

Pendidikan Karakter: Sebuah Upaya Pembentuk Karakter Bangsa


Abstrak
Tulisan ini mengkaji tentang konsep Pendidikan Karakter. Konsep ini masih menarik dikaji dan diketengahkan lagi karena kendatipun ia telah lama dicetuskan dan diserukan oleh Pemerintah untuk diimplementasikan di seluruh satuan pendidikan, namun pada realitanya masih banyak bermunculan fenomena-fenomena yang bertolak belakang dengan nilai-nilai yang diperjuangkan dalam Pendidikan Karakter.
Konsep Pendidikan Karakter yang diupayakan oleh Pemerintah Indonesia, menurut hemat penulis, sudah sangat ideal. Namun, nampaknya, pada realitanya, masih bersifat sangat teoritis. Padahal, suatu karakter tidak bias dibentuk hanya dengan teori, tetapi harus turun pada praksis. Selain itu, konsep ini juga tidak akan berjalan dan menghasilkan hasil yang sempurna jika tidak ada kerjasama yang baik antara sekolah, keluarga, lingkungan/ masyarakat, dan juga pemerintah.
Key Words: Pendidikan Karakter, Pemerintah, Akhlak   

Selasa, 01 Juli 2014

Teori Al-Kindi dalam Mempertemukan Filsafat dan Agama

Perkataan filsafat pada asalnya mempunyai arti yang sederhana, sekedar pembedaan antara sifat manusia dengan sifat yang dimiliki oleh Tuhan berkenaan dengan kepandainnya. Manusia tidak dapat bersifat bijaksana, dia boleh menjadi penggemar kebijaksanaan, sedangkan Tuhan sajalah yang bersifat bijaksana. Akan tetapi lama-kelamaan perkataan itu digunakan untuk menunjukkan kepada satu aktifitas manusia yang berkenaan dengan pemahaman terhadap dunia secara kesuluruhan.

Senin, 12 Mei 2014

KH. Imam Yahya Mahrus; Supel dalam bergaul, tegas dalam mendidik


Terlahir sebagai seorang pemenang
Pada tahun 1948 hingga 1949 terjadi sebuah agresi Belanda yang dikenal sebagai “aksi polisional kedua”. Di saat itu, KH. Mahrus Aly menghimbau seluruh santri Lirboyo untuk mengungsi ke beberapa tempat termasuk di bawah kaki gunung Klotok, Mojokudi, sementara Nyai Hj. Zainab diungsikan bersama dzurriyah putri lainnya di kediaman KH. Marzuqi Dahlan. Selang beberapa saat setelah santri-santri kembali ke Lirboyo, lahirlah seorang bayi mungil dari rahim Nyai Hj. Zainab yang diberi nama Imam Yahya. Beliau lahir bak seorang pemenang di saat suasana genting menyelimuti langit Kediri. Memang belum jelas tentang kepastian tanggal dilahirkannya Imam Yahya. Namun menurut Agus Reza (putra pertama Kiai Imam Yahya), dari surat-surat yang ada, tertera beliau lahir pada 01 Agustus 1949. KH. Mahrus (ayahanda Kiai Imam) memberi nama Imam Yahya yang diambil dari nama pemimpin Yaman tahun 40-an, Imam Yahya yang berjuluk Amir al-Muslimin, seorang ahli politik, strategi dan ilmu alat (Nahwu-Sharaf). Tentu, harapannya kelak Imam Yahya menjadi sosok seperti Imam Yahya, Sang Amir al-Muslimin. 

Jumat, 18 April 2014

Aktualisasi Tradisi Islam Nusantara


Sebuah Refleksi oleh Reza Ahmad Zahid

Menarik sekali apa yang telah disampaikan oleh KH. Said Aqil Islam dalam acara pengkaderan ulama yang dimotori oleh PP LAKPESDAM NU di Wisma PKBI Jakarta Selatan. Ceramah yang sangat mendoktrin para ulama muda ini mendapatkan appresiasi yang begitu meriah, lebih-lebih ketika beliau mengeluarkan joke yang kental dengan style ceramah kyai NU. Dalam sebuah maqolah dikatakan: 'berbicaralah kepada manusia sesuai dengan kadar akalnya', mungkin sangat tepat sekali metode yang disampaikan oleh kyai Said kepada peserta short course sehingga apa yang dia sampaikan benar-benar dapat dipaham secara maksimal.

Senin, 25 Januari 2010

Rektor Universitas Al Ahgaff Yaman Kunjungi Lirboyo



Kembali seorang tokoh besar dari Republik of Yaman, berkunjung ke Pondok Pesantren Lirboyo (23/01), beliau adalah Prof. Dr. Sayyid Abdulloh bin Muhammad Baharun, grand Syiekh atau Rektor Universitas Al-Ahghaf Hadhramaut Republik Of Yamani. Dalam rangakaian lawatannya ke Indonesia Habib Abdulloh singgah di Pondok Pesantren Lirboyo, setelah mengunjungi beberapa pesantren besar di Indonesia, Dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Lirboyo tersebut, Prof. Dr. Sayyid Abdulloh berkenan menyampaikan ceramah ilmiah dihadapan ribuan santri, yang berkumpul di serambi Masjid Pondok Pesantren Lirboyo.

Selasa, 12 Agustus 2008

Gus Reza : Pekan Seni dan Budaya merupakan Persetubuhan Pesantren dan Budaya Lokal


PONDOK PESANTREN Lirboyo kembali menggelar acara Pekan Seni dan Budaya untuk kedua kalinya. Malam pembukaan Pekan Seni dan Budaya PP. Lirboyo tampak meriah. Ratusan pengunjung berjubel menyaksikan opening ceremony. Meskipun acara molor dari yang dijadwalkan oleh panitia, namun hal itu tidak membuat para pengunjung bubar. Justru dengan mundurnya acara dari jadwal yang direncanakan semakin membuat para pengunjung membludak memadati area pembukaan acara.